Ojang Sohandi Bupati Subang Resmi Diberhentikan

Ojang Sohandi Bupati Subang Resmi Diberhentikan
SUBANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) secara resmi memberhentikan sementara Ojang Suhandi sebagai Bupati Subang periode 2013-2018. Surat Keputusan (SK) pemberhentian Bupati Ojang Suhandi bemomor 132.32-9504 dan ditandatangani pada 3 Oktober tersebut diserahkan langsung oleh Gubemur Jawa Barnt, Ahmad Heryawan kepada Wakil Bupati Subang di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Rabu (12/10/2016). Penyerahan itu disaksikan pejabat Forum Musyawarah Pimpinan Daerah dan perwakilan DPRD Kabupaten Subang.

Saya atas nama Mendagri menyerahkan SK ini kepada Ibu Imas (Wakil Bupati Subang). Selanjutnya wakil bupati dapat melaksanakan tugas dan kewenangan Bupati Subang,11 ujar Gubemur usai penyerahan SK pemberhentian Ojang Suhandi. 

Aher, sapaan akrab Gubemur Ahmad Heryawan mengatakan SK pemberhentian tersebut merupakan respon Mendagri atas ditetapkannya Bupati Subang sebagai terdakwa dalam tindak pidana korupsi dan kasus suap sejak perkaranya dilimpahkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tipikor Bandung. 

Meski Ojang resmi diberhentikan, Wakil Bupati Imas Aryumningsih tidak secara otomatis menjadi Bupati Subang menggantikan Ojang. Imas hanya menjadi Pelaksana Tugas (Pit) Bupati Subang dengan diberikan kewenangan menjalankan tugas­tugas bupati dan melanjutkan sisa masa jabatan Bupati Subang hingga 2018 sambil menunggu proses hukum Ojang selesai serta memiliki kekuatan hukum tetap.

Jika nan ti di pengadilan, terdakwa terbukti bersalah maka ini akan berkonsekuensi berhalangan tetap. Wakil bupati akan diusulkan definitif menjadi bupati. Namun sebaliknya jika tidak terbukti bersalah, maka segala hak dan kewenangan Bupati Ojang akan kembali, 11 tutur Aher.

Dengan adanya penyerahan SK tersebut, Gubernur berharap kevakuman kepemimpinan sepeninggal Ojang yang ditahan KPK dapat segera diakhiri. Sebab, meski jabatannya hanya sebatas Pit, Imas tetap memiliki kewenangan penuh seperti bupati untuk memacu program pembangunan di Subang yang sempat terganggu atas penahanan Bupati Oj ang.

Saya berharap kepada Wakil Bupati Subang dan jajaran DPRD Subang untuk memelihara kebersamaan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan untuk masyarakat Subang,11 kataAher. 

Sehari-hari, kata Imas, ia sudah menjalankan tugas bupati setelah Ojang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi. Pekerjaan rumah terbesar Pemerintah Kabupaten Subang saat ini adalah penilaian disclaimer atas laporan hasil pemeriksaan keuangan Kabupaten Subang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Insya Allah kami semua, aparatur pemerintahan, akan berjuang supaya tidak disclaimer lagi. Itu saja dulu." 

Menurut Imas, penilaian disclaimer muncul karena pelaporan aset pemerintah. Pemerintah kabupaten belum menguasai sistem laporan keuangan akrual. "Kami mendatangkan pendampingan dan pelatihan dari BPKP supaya yang tidak disclaimer lagi.,"ujamya. 

Posting Komentar

0 Komentar