Nasib Guru, Naik Golongan Tapi Harus Bayar

Nasib Guru, Naik Golongan Tapi Harus Bayar
SUBANG - Seakan telah menjadi sebuah budaya, dimana saat para guru mengurusi nasib mereka lewat kenaikan pangkat atau golongan selalu diwamai dengan aksi bancakan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan secara sistematik, seperti terjadi di wilayah Kecamatan Purwadadi yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang. 

Keluhan muncul dari para pendidik yang berawal dari kekecewaan beberapa orang guru sekolah dasar di wilayah Kecamatan Purwadadi yang diminta uang untuk biaya naik pangkat atau golongan sebesar Rpl.500.000, yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat dilingkungan UPTD Pendidikan Kecamatan Purwadadi. 

Menurut sumber yang tidak mau ditulis identitasnya kepada Perak mengungkapkan ada 42 orang guru yang naik pangkat atau golongan dan harus menyerahkan uang sesuai yang diminta, bahkan kepada 42 orang guru yang naik pangkat ini oknum pegawai di UPTD ini berpesan jangan sampai cerita ke siapapun mengenai biaya yang diminta terse but. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun Perak, beberapa orang guru yang ada di wilayah Kecamatan Purwadadi kebanyakan mereka menyatakan ingin ada penyegaran di UPTD Pendidikan Purwadadi dan menginginkan agar kepala UPTD pendidikan diganti. 

Selasa (30/08/16) Perak mendatangi UPTD Pendidikan Purwadadi untuk meminta klarifikasi terkait adanya biaya kenaikan pangkat guru dan berbagai permasalahan pendidikan yang ada di wilayah Kecamatan Purwadadi. 

Seperti biasa Kepala UPTD Pendidikan Purwadadi Rudi Setiawan, S.Pd tidak ada di kantor. Menurut keterangan Adang yang menemui Perak, dikatakannya bahwa Rudi sedang rapat di Subang, ketika ditanya mengenai adanya biaya yang hams dibayar oleh 42 orang guru yang naik pangkat, Adang menyatakan tidak tahu akan tetapi Adang membenarkan bahwa memang ada 42 orang guru di wilayah Kecamatan Purwadadi yang naik pangkat atau golongan. 

"Mengenai adanya permintaan uang ke guru yang naik pangkat saya tidak tahu, temui saja Pak Toto sebagai pengawas atau kepala UPTD pak Rudi," pungkasnya. 

Sementara itu hingga berita ini ditulis, Perak belum berhasil menemui Rudi Setiawan kepala UPTD Pendidikan Purwadadi. 

Posting Komentar

0 Komentar