3 Paket Proyek Milyaran Rupiah di BB Padi Sukamandi Diduga Saraf Penyimpangan

3 Paket Proyek Milyaran Rupiah  di BB Padi Sukamandi Diduga Saraf Penyimpangan
SUBANG - Me1al u i Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian RI merealisasikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2016 senilai Rp897.346.000,- untuk membiayai pekerjaan Renovasi Gudang dan Bengkel Alsintan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Namun, berdasarkan hasil investigasi Perak di lapangan bahwa pelaksanaan proyek pekerjaan renovasi tersebut diduga sarat penyimpangan yang di indikasikan merujuk pada tindak pidana korupsi. 

Dari hasil penelusuran Perak di lokasi proyek kementerian pertanian itu, hanya nampak terpampang papan nama informasi pekerjaan proyeknya, diantaranya informasi yang tercantum adalah nama proyek, nomor kontrak; B. 890/PL. 020/H.2. l/07/2016, tanggal kontrak 12 Juli 2016, nomor kontrak, jangka waktu pelaksanaan 120 hari, penyedia CV. Sarana Griya dan sumber dananya. 

Menyikapai hal itu, saat dikonfirmasi pemilik CV. Sarana Oriya, Sakim, seorang Warga Dusun Margaluyu Timur, Desa Sukamandijaya, Kee. Ciasem, Kab. Subang di lokasi proyek mengatakan bahwa, dirinya sebagai pemilik CV pemenang tender proyek dimaksud tidak memiliki bestek atau gambar dan Rencana Anggaran Belanja (RAB) pekerjaan proyek itu. 

"Saya tidak pegang gambar dan RAB, yang memegang itu hanya pelaksana di lapangan, rumahnya di Purwadadi, nanti kalau mau lihat gambar dan RAB proyek ini, biar saya yang menghubunginya," ucap Sakim kepada Perak, Sabtu (27 /08/16). 

Hingga berita ini dibuat, Sakim belum kunjung memperlihatkan gambar dan RAB tersebut, baik secara langsung maupun di pampang di lokasi proyek. 

Dugaan yang sama pun terjadi di dua titik paket proyak yaitu pekerjaan Jalan Lingkungan TSTP dan Pembuatan Area Parkir masih di dalam lingkungan BB Padi Sukamandi sumber dana yang sama dari APBN 2016 Kementerian Pertanian RI, yang dikerjakan oleh CV. Tanjung Rasa Sejati. 

Di dua titik pekerjaan proyek tersebut hanya nampak papan nama informasi proyek saja diantaranya tercantum nama proyek jalan lingkungan TSTP, kontrakator CV. Tanjung Rasa Sejati, nomor kontrak B. 1064/PL.020/H.2.1/08/2016, tanggal kontrak 19 Agustus 2016, pelaksanaan 90 hari kalender, biaya Rp972.500.000,- sumber dana DIPA BB Padi dan proyek ke dua yaitu, tercantum pada papan nama diantaranya nama proyek pembuatan area parkir, kontraktor CV. Tanjung Rasa Sejati, nomor kontrak B.1066/PL.020/H.2.1/08/2016, tanggal kontrak 19 Agustus 2016, pelaksanaan 90 hari kalender, biaya Rp571.000.000,-, sumber dana DIPABBPadi 2016. 

Dua paket pekerjaan proyek tersebut dilaksanakan oleh pelaksana bemama Udin, dia belum sempat di konfirmasi, karena setiap Perak hendak meminta konfirmasi, Udin selalu sibuk dengan penebangan kayu illegal di area proyek BB Padi yang sedang dilaksanakannya, sementara kayu-kayu hasil penebangannya diangkut menggunakan truk, namun belum diketahui kayu tersebut selanjutnya, hingga berita ini dibuat, Perak tengah melakukan penelusuran. Hendra/ Rohman (CJ)/Anen 

Posting Komentar

0 Komentar